Usia Kehamilan 7-9 Bulan (Trimester 3) Untuk Persiapan Menyambut Kehadiran Si Kecil
ArtikelIbu Hamil

Usia Kehamilan 7-9 Bulan (Trimester 3) Untuk Persiapan Menyambut Kehadiran Si Kecil

Dipublikasikan pada 05 Januari 2025 13:42Oleh Vika Ramadhana Fitriyani, S.Kep., Ns., MS

Pemeriksaan rutin akan membantu menentukan tempat yang aman untuk melahirkan, serta mendeteksi kemungkinan komplikasi yang harus diwaspadai

Selamat, Ibu telah mencapai masa terakhir kehamilan! Beberapa minggu lagi, keluarga Anda akan bertambah dengan kehadiran sang buah hati. Pada trimester ketiga, ada beberapa perubahan yang akan dialami oleh ibu dan bayi, serta langkah-langkah penting yang perlu dilakukan untuk menyambut kelahiran dengan siap. Berikut adalah panduan untuk ibu hamil pada usia kehamilan 7-9 bulan.


Yang Akan Dirasakan Ibu

Pada trimester ketiga, ibu akan mengalami beberapa perubahan fisik yang lebih intens. Ini adalah saat tubuh mempersiapkan diri untuk proses kelahiran, yang dapat memengaruhi kenyamanan ibu hamil.

  1. Sering Merasa Lelah dan Tidak Nyaman Kehamilan yang semakin membesar dapat menyebabkan ibu merasa cepat lelah, terutama menjelang akhir trimester ketiga. Posisi tubuh yang tidak nyaman, tekanan pada perut, serta peningkatan beban tubuh membuat ibu sulit tidur dan merasa tidak nyaman.
  2. Sering Buang Air Kecil dan Kaki Bengkak Rahim yang semakin membesar menekan kandung kemih, sehingga ibu lebih sering merasa ingin buang air kecil. Bengkak pada kaki juga bisa terjadi akibat penumpukan cairan, yang merupakan hal wajar di masa ini.
  3. Kenaikan Berat Badan Kenaikan berat badan ibu pada trimester ketiga umumnya berkisar antara 4 hingga 8 kg. Kenaikan ini bergantung pada status gizi ibu sebelum hamil dan kondisi kehamilan secara keseluruhan.


Yang Harus Dilakukan Ibu

Ada beberapa tindakan yang perlu dilakukan pada trimester ketiga untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga.

  1. Pemeriksaan Kehamilan Rutin Pastikan ibu menjalani pemeriksaan kehamilan setidaknya tiga kali selama trimester ketiga, dengan salah satunya dilakukan oleh dokter. Pemeriksaan ini mencakup pemeriksaan USG dan tes laboratorium untuk memantau perkembangan ibu dan bayi.
  2. Pola Makan yang Seimbang Untuk mendukung pertumbuhan janin dan kesehatan ibu, makan dengan porsi yang lebih kecil namun sering sangat dianjurkan. Ibu bisa makan tiga kali makanan utama dan satu hingga dua kali kudapan sehari. Ini membantu ibu tetap mendapatkan energi yang cukup tanpa merasa terlalu kenyang atau kembung.
  3. Mengonsumsi Multivitamin Ibu harus terus mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) atau multivitamin sesuai dengan petunjuk dokter untuk memastikan asupan zat besi dan nutrisi yang diperlukan selama kehamilan.
  4. Kenali Tanda Bahaya Ibu harus mengetahui tanda bahaya pada kehamilan dan segera pergi ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti perdarahan, pusing berat, atau gangguan lainnya yang mencurigakan.
  5. Pelajari Proses Persalinan Mempelajari tanda-tanda awal melahirkan dan mengenali tanda bahaya saat melahirkan sangat penting untuk persiapan ibu. Diskusikan dengan tenaga kesehatan tentang metode kelahiran yang diinginkan serta rencanakan tempat kelahiran yang aman.
  6. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Pelajari pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD) setelah kelahiran dan pemberian ASI eksklusif untuk bayi yang baru lahir. IMD membantu bayi mendapatkan kolostrum yang kaya nutrisi dan melindungi dari infeksi.
  7. Persiapkan Perawatan Bayi Baru Lahir Mengetahui hal-hal penting terkait perawatan bayi yang baru lahir, seperti cara memandikan bayi, mengganti popok, serta tanda-tanda bayi lapar atau kenyang, sangat penting untuk kesiapan ibu dalam merawat si kecil.

Yang Akan Dirasakan Bayi

Pada trimester ketiga, bayi akan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan mempersiapkan diri untuk kehidupan di luar rahim.

  1. Perkembangan Organ dan Tubuh Semua organ tubuh bayi hampir sepenuhnya terbentuk dan berfungsi dengan baik. Bayi siap dilahirkan dengan tubuh yang lebih besar dan lebih kuat.
  2. Peningkatan Ukuran Bayi Di awal trimester ketiga, bayi memiliki panjang sekitar 40 cm dan berat sekitar 1300 gram. Pada akhir trimester ketiga, panjang bayi bisa mencapai 48 cm dengan berat sekitar 2500 gram hingga 3999 gram, atau sebesar buah semangka. Ini adalah ukuran yang cukup ideal untuk bayi dilahirkan dengan kondisi sehat.


Mengapa Langkah-Langkah Ini Harus Dilakukan?

Semua langkah yang disarankan di trimester ketiga bertujuan untuk mempersiapkan ibu dan keluarga menghadapi kelahiran. Pemeriksaan rutin akan membantu menentukan tempat yang aman untuk melahirkan, serta mendeteksi kemungkinan komplikasi yang harus diwaspadai. Selain itu, dengan persiapan yang matang, ibu dan keluarga dapat lebih siap dan tenang dalam menghadapi proses kelahiran dan merawat bayi yang baru lahir.