Bayi berusia antara 6 dan 8 bulan mengalami pertumbuhan dan perubahan yang cepat. Usia ini si kecil tertawa atau bicara tidak jelas, tetapi juga akan dapat duduk tanpa dukungan dan mungkin menunjukkan kesiapan untuk mulai konsumsi makanan padat. Untuk mendukung pertumbuhannya perlunya si kecil menerima asupan nutrisi yang cukup. Cukup bukan hanya kenyang, tetapi juga sehat untuk pertumbuhan si kecil. Orang tua bisa memberikan makanan tambahan yang direkomendasikan oleh Kementrian Kesehatan, seperti ;
Bahan
- 100 gr kentang, dikukus dan dihaluskan
- 30 gr (3 sdm) daging ayam cincang
- 10 gr (1 butir) telur puyuh
- 15 gr (1 buah) tahu kecil, dipotong dadu kecil
- 15 gr (1.5 sdm) wortel parut
- 10 gr (1 sdm) labu kuning
- 15 ml santan
- 1 batang sereh
- 1 lembar daun salam
- 1 sdm minyak
- 50 ml air kaldu ayam
Buah
- 180 gr (3 gelas kecil) pure buah naga
Bumbu Halus
- 1 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
Cara Membuat
- Tumis bumbu halus sampai harum tambahkan daun salam dan sereh.
- Masukan ayam cincang masak sampai berubah warna, lalu masukan kentang, labu kuning, tahu dan wortel aduk sampai merata.
- Tambahkan santan dan air kaldu, aduk merata dan matikan.
- Kocok telur lepas, campurkan pada tumisan tadi.
- Siapakan wadah tahan panas dan olesi minyak, masukan adonan dan kukus kurang lebih 20 menit.
- Sajikan, selagi hangat
Gizi yang di Dapatkan
- Energi 95 kkal
- Protein 4 gr
- Lemak 3,6 gr
- *kontribusi energi sebesar 47,5% dari kebutuhan makanan tambahan sehari.
Nb : Menu ini dihidangkan menjadi 3 porsi
Referensi :
Kementrian Kesehatan RI (2023). Buku Resep Makanan Lokal Bayi, Balita, dan Ibu Hamil. https://repository.kemkes.go.id/book/849
