Pada usia 6-8 bulan orang tua sudah bisa memberikan makanan tambahan selain ASI. Kementrian Kesehatan RI merekomendasikan beberapa menu yang bisa diolah untuk anak. Makanan yang diberikan harus memenuhi kebutuhan anak terhadap nutrisi dan energi, yaitu karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta vitamin dan mineral. Selain itu juga, pertimbangkan usia, jumlah, frekuensi, konsistensi/ tekstur, dan variasi makanan yang diberikan.diantaranya ;
Bahan
- 60 gr (6 sdm) Nasi putih
- 45 gr (4.5 sdm) Daging ayam cincang
- 30 gr (1 buah kecil) Tahu
- 30 gr (3 sdm) Labu siam
- 15 gr (1.5 sdm) wortel
- 1 lembar Salam
- 1 batang Sereh
- 1 lembar Daun jeruk
- 5 gr (1 sdm) Minyak goreng
- 30 ml (3 sdm) Santan
- 300 ml Air kaldu ayam
Buah
- 100 gr (3 buah kecil) Jeruk (diambil sarinya)
Bumbu Halus
- 1 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 1 cm Kunyit
- 1 cm Jahe
Cara Membuat
- Tumis bumbu halus sampai harum, masukan ayam cincang sampai berubah warna.
- Masukan air kaldu ayam, santan, salam, sereh dan daun jeruk masak sampai mendidih.
- Masukan nasi, tahu dan labu siam dan wortel yang sudah diiris kecil-kecil masak sampai semua bahan matang dan empuk.
- Haluskan sampai tekstur yang diinginkan. Sajikan selagi hangat
Gizi yang di Dapatkan
- Energi 96 kkal
- Protein 4.6 gr
- Lemak 4.1 gr
- *kontribusi energi sebesar 48% dari kebutuhan makanan tambahan sehari.
Nb : Menu ini dihidangkan menjadi 3 porsi
Referensi :
Kementrian Kesehatan RI (2023). Buku Resep Makanan Lokal Bayi, Balita, dan Ibu Hamil. https://repository.kemkes.go.id/book/849
